Dua Hari Besar Diperingati di Hari yang Sama

Pada tanggal 23 November 2018 OSIS SMAN 1 Majalengka telah melaksanakan peringatan hari guru, maju dua hari dari Hari Guru Nasional. Hal ini dilakukan karena tanggal 25 November 2018 bertepatan pada hari Ahad dan hari berikutnya siswa sudah mulai memasuki masa Penilaian Akhir Semester.

SMA 1 Majalengka memperingati dua hari besar sekaligus, yaitu hari guru dan maulid Nabi Muhammad saw, dua acara itu berlangsung tertib. Dimulai dengan penyambutan guru oleh beberapa siswi yang menari mojang priangan. Guru-guru disambut dengan hangat. Setelah itu, guru-guru dibimbing menuju lantai 2, sehingga mereka akan melihat dengan jelas sebuah formasi yang diikuti 180 siwa-siswi kelas sepuluh. Formasi itu membentu ucapan 'kami mencintaimu'. Guru-guru kembali diarahkan menuju kursi-kursi yang sudah disiapkan. Para guru berjalan di atas karpet merah yang juga dikelilingi oleh siswa-siswi SMA 1 Majalengka. Acara dilanjutkan dengan sungkeman kepada guru-guru oleh siswa akhir. Acara sungkeman berlangsung khidmat.

Puncak acara untuk hari guru adalah pertunjukkan oleh Pandu Ganesha - organisasi kepramukaan di SMANSA. Mulai dari semaphore dance hingga joged kewer-kewer khas Irmando siswa Kelas X-MIPA-1. Bahkan para guru ikut berjoged ria bersama para siswa. Para siswa diijinkan untuk beristirahat dan acara akan dilanjutkan setelah pelaksanaan sholat jumat tepatnya pada pukul satu siang.

Tepat pukul satu siang acara kembali dilanjutkan dengan acara Maulid Nabi Muhammad saw. Tentu saja dipanitiai oleh 'Rohis Masjid At-Taqwa'. Dimulai dengan istigosah yang dibimbing langsung oleh Ustad H. Debby Fazrian Habibie yang berasal dari Singaparna Tasikmalaya. Acara dilanjutkan dengan nasyid akapela oleh Muhammad Bagas Goval Iskandar siswa kelas X-IPS-4 dan Anisa Rohmatul Hasanah siswi kelas XI-MIPA-6. Mereka membawakan salah satu lagu musisi muda yaitu Nissa Sabyan dengan lagu Ya Maulana. Acara kembali dilanjutkan dengan tausiyah oleh Ustad H Debby Fazrian Habibie. Tausiyah yang disampaikan oleh beliau sangat menarik, sehingga para siswa tidak merasa jenuh ketika mendengarkan tausiyah beliau.

Acara berakhir setelah sholat ashar sesudah pengumuman kejuaraan.


Nanda Masrurotul
Siswi Kelas X.MIPA.4