Mempertahankan tingkat kelulusan Ujian Nasional (UN)100 %
Tingkat kelulusan siswa yang mengikuti Program PMDK PTN minimal 85%.
Mempertahankan peringkat pertama hasil Ujian Nasional (UN) untuk program Bahasa,IPA, dan IPS di kabupaten Majalengka dan masuk 10 (sepuluh) besar Tingkat Provinsi.
Perolehan hasil Ujian Nasional semua mata pelajaran dengan Klasifikasi A.
Menghasilkan Lulusan yang diterima di Perguruan Tinggi Negeri sebanyak 50% dan 80 % melanjutkan ke Perguruan Tinggi.
Guru dan Staff Tata Usaha mampu berbahasa Inggris dengan :
Perolehan TOEIC/TOEFL Guru minimal 400 sebanyak 25 %.
Perolehan TOEIC/TOEFL Staff Tata Usaha minimal 300 sebanyak 25 %.
Guru MIPA menggunakan Billingual 75% dalam kegiatan belajar mengajar.
Guru dan karyawan 70 % mampu mengoperasikan komputer dengan MS Office.
Guru menerapkan pembelajaran berbasis TIK/Internet sebanyak 70 %.
Peningkatan koleksi bahan pustaka minimal meningkat 5% dari tahun sebelumnya.
Pencapaian nilai kompetensi sesuai standar ketuntasan belajar sebesar 70% tanpa remediasi.
Meningkatkan kualifikasi peserta didik dalam program sertifikasi internasional, sebanyak 10%.
Mjnimal meraih juara 1 dalam lomba-lomba akademik dan non akademik tingkat kabupaten.
Minimal meraih juara 3 dalam lomba-lomba akademik maupun non akademik tingkat propinsi.
Pengembangan diri, minat dan bakat siswa dapat tersalur 75 % melalui kegiatan pengembangan diri dan bimbingan konseling.
Tersusunnya Silabus Mapel MIPA kelas X, Kelas XI, dan Kelas XII dalam bahasa Inggris sebanyak 100% dan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) Mapel MIPA dalam bahasa Inggris sebanyak 100%.
Mendiskusikan tema-tema budaya lingkungan dan budi pekerti dalam forum dialog interaktif minimal 1 kali setiap semester.
Ketepatan kehadiran siswa 100%.
Kehadiran siswa dalam kegiatan belajar mengajar minimal 90%.
Kebersihan ruang pembelajaran baik kelas maupun laboratorium dapat tercapai minimal 85%.
Pemelihraan ruang pembelajaran baik kelas maupun laboratorium dilakukan minimal 1 kali dalam setahun.
Fasilitas pendukung ruang pembelajaran dapat berfungsi secara optimal minimal 90%.